Sunday, September 13, 2009

Skygazing

Dini hari ini langit lumayan cerah, so I guess I'll stay awake till sun rises. Kepalaku yang dua hari ini dipenuhi pertanyaan to be or not to be, to do or not to do, rasanya perlu didinginkan.
Being an undecisive person, skygazing has always been a sweet escape to me...

A quick glance to the south.
Ada Fomalhaut, the Lonely Star. Atau Fum Al Hut yang artinya mouth of the fish. Salah satu dari dari empat penjaga surga menurut kepercayaan Persia kuno. Tiga koleganya yang lain adalah Aldebaran di Taurus, Antares di Scorpius, dan Regulus di Leo.
Ke arah kiri atas, Achernar. Akhir an Nahr atau River's End. Si Achernar adalah Alpha Eridani, bintang paling terang di rasinya, adalah akhir dari sungai mistik Eridanus, yang membentang dari kaki Orion di Utara sampai ke Selatan.


Formalhaut dan Achernar (dengan stellarium)

Masuk ke rumah dan keluar lewat pintu belakang, berdiri sendirian di backyard yang gelap menghadap ke northeastern sambil sedikit was-was ngelirik kanan kiri. Dalam hati berdoa semoga ngga ketemu tikus, ular, kecoak ataupun yang suka pake baju putih sambil melayang-layang...*glek!*
Damn, paranoid gara-gara kotak penghasil kuntilanak bernama tipi >.<

Ah, go away you scary thoughts! Shuh!

Sampai mana tadi?
O well, Up up in the sky, first we'll see the old moon, lagi bertamu ke Gemini ditemani oleh Pollux, Castor dan planet merah Mars. Di atasnya Aldebaran dapat terlihat jelas sebagai mata Taurus di Hyades, kepala Taurus yang berbentuk huruf V. Aldebaran atau Al Dabaran artinya adalah The Follower, karena Aldebaran selalu mengikuti Pleiades, bahu dari taurus sepanjang waktu. Pleiades atau the seven sisters, terlihat seperti konstelasi mini yang terdiri dari bintang-bintang yang umpek-umpekan, istilah jawanya. Si bintang tujuh ini disebut juga Kemukus oleh orang Jawa, karena bentuknya yang seperti asap. Berdesakan, dengan 6 bintang yang bisa dilihat dengan mata telanjang. Mereka adalah Alcyone, Asterope (Sterope), Celaeno, Electra, Maia dan Taygete. Plus Merope yang ngga terlihat mata telanjang karena diisukan menikah dengan seorang mortal bernama Sisyphus.
Wew, kayaknya jaman dulu cerita macam inpoteinmen udah ada >.<

Gosip lengkapnya bisa dilihat di sini.


Orion, Taurus (Pleiades & Hyades), Gemini, Auriga, Canis Major dan Canis Minor, Moon and Mars (dengan stellarium)

Okeh, balik ke jalan yang benar.

Ke arah timurnya ada Orion sang pemburu, setia terlihat setiap malam. Rasi bintang ketiga yang kukenali setelah Scorpio dan 'tea pot' sagitarius di langit sore. Orion hanya akan terbit jika scorpio tenggelam. Letaknya pun berseberangan. Katanya, Orion takut akan bisa si Scorpio, musuh bebuyutannya.
Paling jelas dikenali dari dua bintang terang, Betelgeuse (arabic yad Al Jauza : the female on of the middle) dan Rigel (arabic Rijl : kaki), dan tiga bintang di sabuknya, Mintaka, Alnitak ( the belt) dan Alnilam (the string of pearls). Sementara bahu orion ditandai dengan Bellatrix.


Orion Sang Pemburu

Orion atau Lintang Waluku ditemani oleh dua anjing, Canis Major dengan Sirius dan Canis Minor dengan Procyon.
Lebih ke kiri, di langit utara, satu bintang terang bernama Capella di rasi Auriga.



Twingkle twingkle little star
how I wonder what you are...


Ah, Moon -- and Star!

Ah, Moon -- and Star!
You are very far --
But were no one
Farther than you --
Do you think I'd stop
For a Firmament --
Or a Cubit -- or so?

I could borrow a Bonnet
Of the Lark --
And a Chamois' Silver Boot --
And a stirrup of an Antelope --
And be with you -- Tonight!

But, Moon, and Star,
Though you're very far --
There is one -- farther than you --
He -- is more than a firmament -- from Me --
So I can never go!
~ Emily Dickinson


Finally, malam telah berakhir. Benang kusut di kepala belum juga terurai.

3 comments:

aryansah said...

Likes This..!!! =)
Stellarium ngebantu banget ya Mbak buat ngeliat bintang.. hehehe.. kalo pake mata telanjang gitu aja liat langit, kayak liat semut..

aryansah said...

Likes This..!! =)
Stellariumnya ngebantu banget buat liat langit malam mbak..
kalo gak pake itu, kayaknya saya juga susah buat ngenalin bintang2..

nina said...

thanks, bro :)
masih kagok sih pakenya, tapi kemaren pas ramadan tiap sahur pasti dibuka, lumayan mulai nambah banyak rasi bintang yang dikenalin.